Larangan Berjudi Dalam Ajaran Islam

Bandarqq – Sebagai orang yang beriman sekaligus beragama Muslim, sudah tentu Anda pasti tahu tentang salah satu hukum perbuatan ini. Ya setiap muslim pastinya sudah tahu hokum perbuatan yang satu ini.

Perbuatan ini digolongkan sebagai perbuatan tercela dan akan mengakibatkan setiap muslim yang melakukan perbuatan judi bandarqq ini pastinya mendapatkan ganjaran yang sesuai yaitu masuk ke dalam Neraka Jahanam jika belum bertaubat.

Maka dari itu setiap muslim wajib menjauhi perbuatan yang sangat dilarang ini. Karena Allah benar-benar melaknat Umat Muslim yang melakukan perbuatan tercela tersebut. Baik tua atau muda, tidak ada bedanya dan dosanya sama saja.

Oleh karena itu, Anda sebagai muslim yang beriman haruslah menjauhi perbuatan ini dengan mempertebal iman Anda. Dengan apa yang Anda lakukan ini, semoga Anda bisa dijauhkan dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Agama.

Larangan berjudi dalam Islam sudah sangat jelas dilarang, bahkan  terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran yang melarang perbuatan tercela ini. Bayangkan, Allah sampai memfirmankan tentang hal ini dalam Kitab-Nya.

Lantas apakah Anda masih meragukan perbuatan yang sangat dilarang keras dalam Agama Islam ini ? Itu berarti Anda menantang Allah dan sekaligus menjerumuskan diri Anda kedalam lembah hitam atau bisa disebut jurang dosa.

Anda harus berpikir 1000 kali untuk melakukan perbuatan ini. Ingat, terdapat Malaikat Rakib dan Atid yang senantiasa mencatat segala amat perbuatan Anda, baik itu perbuatan buruk maupun perbuatan baik.

Lagipula apa untungnya bermain judi ? Anda hanya bisa berharap tanpa kepastian. Memang jika Anda menang, Anda akan beruntung namun sebaliknya jika Anda kalah Anda pasti akan terus penasaran.

Sifat itulah yang biasanya dialami oleh para penjudi yang kalah, para penjudi itu akan terus mengeluarkan uang tanpa sadar dan jika sampai beberapa kali percobaan dan tidak pernah menang, maka uang Anda akan habis begitu saja.

Sebab Allah berfirman dalam surat Al-Maidah 90 yang berbunyi , “Hai orang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban demi berhala dan mengundi nasib dengan anak panah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan tersebut agar mendapat keberuntungan.“

Di dalam surat lain Allah berkata “Maka jauhilah berhala-berhala yang najis itu.” Ayat ini merupakan potongan dari Q.S Al-Hajj. Judi disamakan dengan najis dan setiap orang yang terkena najis wajib membersihkan diri.

Dalam Q.S Al-Fathir 6 Allah berfirman,“Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu, maka anggaplah setan sebagai musuhmu, karena setan-setan tersebut mengajak manusia untuk masuk kedalam golongannya supaya bisa menemani setan di neraka yang menyala-nyala.“

Sungguh sudah sangat jelas bahwa perbuatan judi itu termasuk perbuatan setan. Karena para penjudi menggantungkan harapan kepada selain Allah. Oleh karena itu ini juga termasuk perbuatan setan dan Allah sangat tidak menyukai perbuatan seperti ini.

Mungkin bila Anda berpikiran liberal, Anda akan bermain judi dengan mengharap pada Allah. Namun cara yang Anda lakukan tetap saja tidak akan membuat Anda terhindar dari siksaan Neraka Jahanam yang menyala-nyala karena Allah tidak menyukai perbuatan ini.

Dalam firman yang lain Allah juga mengatakan “ Setan bersumpah kepadanya, sungguh saya adalah pemberi nasehat kepada kalian berdua“ Q.S AL-A‘raf 21. Dalam hal ini setan berusaha menipu Adam dan Hawa yang pada saat itu tinggal di surga.

Sudah jelas Adam dan Hawa saja telah terperdaya dengan tipu daya setan. Oleh karena itu Anda sebagai cucu Adam tidak boleh terperdaya lagi dengan tipu daya setan. Anda sebagai muslim harus mempertebal keimanan untuk mencegah tipu daya setan.

Larangan berjudi juga terdapat di beberapa surat dan ayat lainnya dalam Qur’an. Salah satunya adalah Q.S Al-Isra 62 yang berbunyi, “Niscaya aku akan benar-benar sesatkan anak cucu adam, kecuali sebagian yang kecil.“ 

Sudah sangat jelas memang tugas setan dan iblis di dunia adalah untuk mengganggu anak cucu adam ke jalan yang sesat. Memang terkadang jalan sesat terlihat manis diluar, namun sebenarnya itu hanyalah tipu daya yang dibuat setan untuk menjerumuskan manusia.

Dalam ayat itu menyatakan bahwa setan akan menggoda anak cucu adam kecuali sebagian yang kecil. Apa maksudnya ? Maksudnya adalah setan tidak akan pernah bisa menggoda orang-orang beriman dan hanya menggoda orang-orang yang lemah iman.

Maka dari itu, jadilah bagian yang kecil tersebut. Niscaya Anda akan selamat dari siksa api Neraka yang menyala-nyala. Dan dengan mempertebal iman juga, Anda akan lebih mudah mendapat pertolongan dari Allah.

Lalu dalam ayat lain juga terdapat larangan berjudi tepatnya dalam surat Al-Maidah 91 yang berbunyi “Sesungguhnya setan itu ingin menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu karena meminum khamr dan berjudi.“

Sudah sangat jelas memang setan bertugas untuk memecah belah umat manusia. Setan berupaya semaksimal mungkin untuk memperdaya umat manusia demi menemani setan di Neraka sana.

Anda jangan pernah sekali-kali menjadi teman setan. Karena jika Anda telah menjadi teman setan, maka akan sulit bagi Anda pergi dari setan. Anda akan merasa nyaman dengan berteman dengan setan-setan tersebut.

Namun semua kenikmatan yang diberikan oleh setan hanyalah sementara dan itu merupakan tipu daya yang dilakukan oleh setan untuk memperdayakan Anda dan mengajak Anda untuk masuk ke dalam Neraka Jahanam.

Khamr dan judi adalah sekian dari banyaknya cara yang dilakukan oleh setan untuk mengajak  Anda ke dalam jurang hitam. Oleh karena itu, mari pertebal iman Anda sebagai seorang mukmin yang baik.

Nah mungkin sekian saja ulasan tentang larangan berjudi menurut pandangan Agama Islam. Semoga bermanfaat dan memberikan Anda inspirasi sekaligus peringatan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *